Puncak Kreativitas Memukai: GRASTA ENCORE 2026 bukti keunggulan DKV ISTA
By --- Humas --- 28 July 2026 Kembali ke Berita
Berita

JAKARTA, ISTA News – 28-29 Juli 2026, Suasana meriah menyelimuti GSG ISTA Lobby Utama saat perhelatan "GRASTA ENCORE 2026: Puncak Penuh Warna" resmi dibuka. Acara bergengsi Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal (ISTA) Jakarta ini dibuka langsung oleh Ibu Sriyanti, S.Pd. (Perwakilan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al-Kamal) bersama Bapak Kusnadi, S.Sn., M.Ikom., M.Ds. (Rektor ISTA) Bapak Rahmat Wijaya, S.T., M.T. (Wakil Rektor ISTA). Prosesi pemotongan pita secara simbolis menjadi penanda dimulainya apresiasi langsung dari jajaran pimpinan untuk gemilang DKV ISTA.

Tidak sekadar pameran akademis, pameran ini berhasil menyedot antusiasme ratusan siswa SD dan SMP Al-Kamal. Dipandu langsung oleh Ketua Koordinator Tugas Akhir 2026, Bapak Abidin M Noor, S.Sn., M.Ds., bersama jajaran dosen, para siswa diajak menyelami kebudayaan visual lewat Workshop Typografi. Mahasiswa DKV secara telaten mendampingi generasi muda belajar sejarah huruf, eksplorasi hand drawing, hingga merancang karakter huruf buatan sendiri yang penuh warna.

Ragam pemikiran kritis dan solutif terpancar nyata dari karya Tugas Akhir para peserta:

Solusi sosial & lingkungan dari karya :

1.    Aditya Fathurrahman: Merancang Video Reels ISTA sebagai strategi media sosial kreatif untuk menggaet minat audiens muda.

2.    Faza Nur Aziqri Ramdani: Mengemas Buku Ilustrasi Edukasi Sampah guna menanamkan kepedulian lingkungan daur ulang sejak dini.

3.    Miftahul Huda: Menyoroti isu sensitif lewat media edukatif Bully di Kampus demi menciptakan lingkungan akademis yang aman.

4.    Sanjaya Putra Resana: Merancang Branding ISTA yang representatif dan konsisten untuk memperkuat citra kampus.

5.    Widya Ningrum: Menghadirkan BoardGame Dasar Seni Rupa sebagai media simulasi belajar seni yang interaktif dan menyenangkan.

Kreativitas tak berhenti di situ, peserta lainnya turut mengangkat kearifan lokal hingga nilai etika moral:

6.    Noveliza Bilqis Riyanto: Menyajikan Buku Pop Art 7 Kebiasaan Baik untuk menjaga karakter positif anak Indonesia.

7.    Iman Sulaiman Al-Qoim & Miftahhur Rizka: Mengangkat media visual Edukasi Etika pada Anak sebagai sarana pembentukan moral sejak dini.

8.    M Rizqi Ariffudin Putra Hidayat: Mengolah figur lokal menjadi Mainan Kolektibel Pochi berbasis Intellectual Property (IP) bernilai komersial.

9.    Syahrir Ilyasa: Mengembangkan Cerita Rakyat Anomali, komik interaktif yang memberi kebebasan pembaca menentukan alur cerita.

10.    Awal Antayasyah: Menggabungkan sejarah pahlawan daerah dalam Board Game Tokoh Local dan Matematika.

11.    Arie Pratama: Menyajikan Branding Promosi Prodi DKV ISTA, membuktikan bahwa kuliah DKV tidak selalu memerlukan peralatan mahal.

Rangkaian acara semakin berbobot dengan digelarnya Webinar FAST Series #1 bekerja sama dengan Museum Jejak Industri Yogyakarta bertema "Melacak Jejak Era Kejayaan Mesin Industri & Grafika". Dihadiri keynote speaker Wakil Rektor ISTA Bapak Rahmat Wijaya, S.T., M.T., webinar ini menghadirkan narasumber ahli Dr. Ananta Hari Noorsasetya, S.Sn., M.Ikom. dan Junaidi, S.Sn. untuk mengupas evolusi teknologi cetak serta dampaknya bagi industri kreatif masa kini.

Kemegahan seluruh rangkaian acara ini mempertegas posisi DKV ISTA sebagai wadah pendidikan seni yang relevan dan berdampak. Pimpinan kampus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lulusan dan panitia. Melalui GRASTA ENCORE 2026, ISTA Jakarta membuktikan komitmennya untuk terus mencetak desainer visual berbakat yang siap menjawab tantangan zaman dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.