Isi Kuliah Umum di Akademi Farmasi Alfatah Bengkulu, Begini Penyampaian Wakil Rektor dan Kepala Prodi Farmasi ISTA Jakarta

Wakil Rektor Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal (ISTA) Jakarta R. Muhammad Zuhriyanto, S.E., M.M bersama Kepala Prodi Farmasi ISTA R. Muhammad Sadikin, M.M., Apt. menjadi pembicara Kuliah Umum di Akademi Farmasi Al Fatah Bengkulu pada hari Sabtu, 20 Juli 2019 yang di hadiri oleh para Siswa serta pengajar.

Dalam Materinya, Wakil Rektor ISTA Muhammad Zuhriyanto menyampaikan, tantangan di Era Industri 4.0 menjadi tantangan yang saat ini kita hadapi.

Dirinya mengatakan, di Era Industri 4.0 mahasiswa harus dituntut kreatif. “Mahasiswa harus lebih kreatif dalam menyikapinya dan ini bisa jadi peluang serta bisa jadi bumerang,” Kata Muhammad.

Bicara Peluang, Sambung Muhammad menuturkan, di Era Industri 4.0 Mahasiswa bisa memanfaatkan sebagai peluang Usaha. “Peluang untuk berwirausaha sangat terbuka lebar, kita bisa menggunakan fasilitas dan disini kita dituntut kreatif,” Katanya.

“mahasiswa harus bisa menyesuaikan perkembangan zaman, jangan sampai kita ketinggalan zaman,” Imbuhnya. Kalau bicara Bumerang, Lanjut Muhammad mengatakan, Di era Industri 4.0 kalau kita tidak cepat menyesuaikan kita akan jauh tertinggal dan disinilah Bumerang buat kita. “Pada intinya, Mahasiswa harus dituntut peka dan kreatif menyikapinya,” Jelas Muhammad.

Sementara itu, Hal yang sama juga disampaikan Kaprodi Farmasi ISTA R. M Sadikin, Bicara Ilmu Farmasi, Di Era Industri 4.0 adalah peluang Besar. “Ini adalah peluang besar bagi para tenaga Farmasi jika para tenaga Farmasi bisa peka terhadap perkembangan,” Katanya. Sadikin mengutarakan, Disini kita dapat mendapat peluang besar jika Perkembangan ini kita hadapi dengan melek informasi. “Ilmu Farmasi Itu sangat luas,” Jelasnya.

Peran sektor kesehatan di era revolusi industri 4.0 sangat penting. Melihat keadaan sekarang ini dimana penyakit yang timbul akibat beragam dan jumlah manusia yang menderita berbagai penyakit semakin bertambah. Dirinya menjelaskan, Salah satu tenaga kesehatan yang sangat berperan penting yaitu seorang farmasis. Dimana seorang farmasi ini adalah seseorang yang tahu menahu mengenai obat, yang membuat dan mengetahui bagaimana reaksi obat.

Di era revolusi industri 4.0 dengan segala yang praktis dan instan juga memberikan pengaruh pada sektor kesehatan. Dari semua cabang farmasi diatas memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan produksi obat-obatan di Indonesia khususnya. Bidang farmasi merupakan bidang yang memegang peranan penting dalam banyak aspek seperti pada bidang pangan, makanan dan minuman, kosmetik, dan lain sebagainya.

Jadi farmasis ini memegang peranan yang sangat penting dalam peredaran produk-produk hasil produksi di kalangan masyarakat. Perlu kita ketahui, seorang farmasis tidak hanya yang merupakan seorang apoteker yang bekerja di apotek maupun di rumah sakit. Banyak pekerjaan yang dapat dilakukan oleh seorang lulusan farmasi. Dalam bidang industri, farmasis yang dimaksud adalah dia yang bekerja dalam proses pembuatan dan atau proses produksi obat-obatan ataupun produk- produk farmasi lainnya di industri. Di era revolusi industri 4.0 ini seorang farmasi juga sangat berperan dalam proses produksi sediaan farmasi yang berkualitas tinggi.

Sj Popup

Alamat

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
Jl. Raya Al Kamal No.2 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Telp: (021) 5811088, 58350692
Fax: (021) 58300105
Website: http://www.ista.ac.id
Email: info@ista.ac.id

Jumlah Pengunjung

0.png0.png0.png0.png0.png0.png0.png
Hari ini
Hari Kemaren
Minggu Ini
Bulan Ini
Total0